Showing posts with label PROYEK. Show all posts
Showing posts with label PROYEK. Show all posts

Siklus Hidup Proyek


Siklus Hidup Proyek
Siklus Hidup Proyek

Dalam mengerjakan sebuah proyek, dibutuhkan sebuah perencanaan yang matang. Hal ini diperlukan untuk memastikan bahwa tujuan akhir proyek dapat tercapai sesuai dengan waktu, scope dan dana yang telah ditetapkan di awal kegiatan proyek. Untuk itu, manajer proyek harus dapat memastikan bahwa seluruh sumber daya yang dialokasikan dalam proyek digunakan dengan cara yang paling efisien. Ini berarti bahwa perencanaan proyek harus dilakukan secara professional yang didasarkan pada siklus hidup proyek. Lalu apa yang dimaksud dengan siklus hidup proyek itu?

Secara umum, siklus hidup proyek merupakan suatu metode yang digunakan untuk menggambarkan bagaimana sebuah proyek direncanakan, dikontrol, dan diawasi sejak proyek disepakati untuk dikerjakan hingga tujuan akhir proyek tercapai. Terdapat empat tahap kegiatan utama yang dilakukan dalam siklus hidup proyek yaitu :
1.      Tahap Inisiasi
Tahap inisiasi proyek merupakan tahap awal kegiatan proyek sejak sebuah proyek disepakati untuk dikerjakan. Pada tahap ini, permasalahan yang ingin diselesaikan akan diidentifiasi. Beberapa pilihan solusi untuk menyelesaikan permasalahan juga didefinisikan. Sebuah studi kelayakan dapat dilakukan untuk memilih sebuah solusi yang memiliki kemungkinan terbesar untuk direkomendasikan sebagai solusi terbaik dalam menyelesaikan permasalahan. Ketika sebuah solusi telah ditetapkan, maka seorang manajer proyek akan ditunjuk sehingga tim proyek dapat dibentuk.
2.      Tahap Perencanaan
Ketika ruang lingkup proyek telah ditetapkan dan tim proyek terbentuk, maka aktivitas proyek mulai memasuki tahap perencanaan. Pada tahap ini, dokumen perencanaan akan disusun secara terperinci sebagai panduan bagi tim proyek selama kegiatan proyek berlangsung. Adapun aktivitas yang akan dilakukan pada tahap ini adalah membuat dokumentasi project plan, resource plan, financial plan, risk plan, acceptance plan, communication plan, procurement plan, contract supplier dan perform phare review.
3.      Tahap Eksekusi (Pelaksanaan proyek)
Dengan definisi proyek yang jelas dan terperinci, maka aktivitas proyek siap untuk memasuki tahap eksekusi atau pelaksanaan proyek. Pada tahap ini, deliverables  atau tujuan proyek secara fisik akan dibangun. Seluruh aktivitas yang terdapat dalam dokumentasi project plan akan dieksekusi. Sementara kegiatan pengembangan berlangsung, beberapa proses manajemen perlu dilakukan guna memantau dan mengontrol penyelesaian deliverables sebagai hasil akhir proyek.
4.      Tahap Penutupan
Tahap ini merupakan akhir dari aktivitas proyek. Pada tahap ini, hasil akhir proyek (deliverables project) beserta dokumentasinya diserahkan kepada pelanggan, kontak dengan supplier diakhiri, tim proyek dibubarkan dan memberikan laporan kepada semua stakeholder yang menyatakan bahwa kegiatan proyek telah selesai dilaksanakan. Langkah akhir yang perlu dilakukan pada tahap ini yaitu melakukan post implementation review untuk mengetahui tingkat keberhasilan proyek dan mencatat setiap pelajaran yang diperoleh selama kegiatan proyek berlangsung sebagai pelajaran untuk proyek-proyek dimasa yang akan datang.


sumber : http://manajemenproyek.net/

Organisasi Proyek


Organisasi Proyek
Organisasi Proyek

Proyek merupakan suatu kegiatan usaha yang kompleks, sifatnya tidak rutin, memiliki keterbatasan terhadap waktu, anggaran dan sumber daya serta memiliki spesifikasi tersendiri atas produk yang akan dihasilkan. Dengan adanya keterbatasan-keterbatasan dalam mengerjakan suatu proyek, maka sebuah organisasi proyek sangat dibutuhkan untuk mengatur sumber daya yang dimiliki agar dapat melakukan aktivitas-aktivitas yang sinkron sehingga tujuan proyek bisa tercapai. Organisasi proyek juga dibutuhkan untuk memastikan bahwa pekerjaan dapat diselesaikan dengan cara yang efisien, tepat waktu dan sesuai dengan kualitas yang diharapkan.

Secara umum, terdapat 4 jenis organisasi proyek yang biasa digunakan dalam menyelesaikan suatu proyek. Adapun jenis-jenis organisasi proyek yang dimaksud antara lain :
1.      Organisasi Proyek Fungsional
Dalam organisasi proyek fungsional, susunan organisasi proyek dibentuk dari fungsi-fungsi yang terdapat dalam suatu organisasi. Organisasi ini biasanya digunakan ketika suatu bagian fungsional memiliki kepentingan yang lebih dominan dalam penyelesaian suatu proyek. Top manajer yang berada dalam fungsi tersebut akan diberikan wewenang untuk mengkoordinir proyek.
Adapun beberapa kelebihan yang terdapat dalam organisasi proyek ini antara lain proyek dapat diselesaikan dengan struktur dasar fungsional organisasi induk, memiliki fleksibilitas maksimum dalam penggunaan staf, adanya pembauran berbagai jenis keahlian bagi tiap-tiap fungsi serta peningkatan terhadap profesionalisme pada sebuah divisi fungsional.
Sedangkan beberapa kelemahan yang ditemui dalam organisasi proyek fungsional antara lain proyek biasanya kurang fokus, terdapat kemungkinan terjadinya kesulitan integrasi antar tiap-tiap fungsi, biasanya membutuhkan waktu yang lebih lama serta motivasi orang-orang yang terdapat dalam organisasi menjadi lemah.
2.      Organisasi Proyek Tim Khusus
Dalam organisasi proyek tim khusus, organisasi akan membentuk tim yang bersifat independen. Tim ini bisa direkrut dari dalam dan luar organisasi yang akan bekerja sebagai suatu unit yang terpisah dari organisasi induk. Seorang manajer proyek full time akan ditunjuk dan diberi tanggung jawab untuk memimpin tenaga-tenaga ahli yang terdapat dalam tim.
Adapun beberapa kelebihan yang terdapat dalam organisasi proyek tim khusus yakni tim akan terbentuk dengan bagian-bagian yang lengkap dan memiliki susunan komando tunggal sehingga tim proyek memiliki wewenang penuh atas sumber daya yang ada untuk mencapai sasaran proyek, sangat dimungkinkan ditanggapinya perubahan serta dapat diambil sebuah keputusan dengan tepat dan cepat karena keputusan tersebut dibuat oleh tim dan tidak menunda hierarki, status tim yang mandiri akan menumbuhkan identitas dan komitmen anggotanya untuk menyelesaikan proyek dengan baik, jalur komunikasi dan arus kegiatan menjadi lebih singkat, mempermudah koordinasi maupun integrasi personil serta orientasi tim akan lebih kuat kepada kepentingan penyelesaian proyek.
Sedangkan beberapa kelemahan yang ditemukan dalam organisasi proyek ini adalah biaya proyek menjadi besar karena kurang efisien dalam membagi dan memecahkan masalah dalam penggunaan sumber daya, terdapat kecendrungan terjadinya perpecahan antara tim proyek dengan organisasi induk serta proses transisi anggota tim proyek untuk kembali ke fungsi semula jika proyek telah selesai akan terasa sulit karena telah meninggalkan departemen fungsionalnya dalam waktu yang lama.
3.      Organisasi Proyek Matriks
Organisasi proyek matriks merupakan suatu organisasi proyek yang melekat pada divisi fungsional suatu organisasi induk. Pada dasarnya organisasi ini merupakan penggabungan kelebihan yang terdapat dalam organisasi fungsional dan organisasi proyek khusus.
Beberapa kelebihan yang terdapat dalam bentuk organisasi ini yaitu manajer proyek bertanggung jawab penuh kepada proyek, permasalahan yang terjadi dapat segera ditindaklanjuti, lebih efisien karena menggunakan sumber daya maupun tenaga ahli yang dimiliki pada beberapa proyek sekaligus serta para personil dapat kembali ke organisasi induk semula apabila proyek telah selesai.
Adapun beberapa kekurangan yang terdapat dalam bentuk organisasi proyek ini antara lain manajer proyek tidak dapat mengambil keputusan mengenai pelaksanaan pekerjaan dan kebutuhan personil karena keputusan tersebut merupakan wewenang dari pada departemen lain, terdapat tingkat ketergantungan yang tinggi antara proyek dan organisasi lain pendukung proyek serta terdapat dua jalur pelaporan bagi personil proyek karena personil proyek berada dibahwah komando pimpinan proyek dan departemen fungsional.
4.      Organisasi Proyek Virtual
Organisasi proyek virtual adalah suatu bentuk organisasi proyek yang merupakan aliansi dari beberapa organisasi dengan tujuan untuk menghasilkan suatu produk tertentu. Struktur kolaborasi ini terdiri dari beberapa organisasi lain yang saling bekerjasama dan berada disekelilin perusahaan inti.
Adapun beberapa kelebihan yang terdapat dalam susunan organisasi proyek virtual ini antara lain terjadi pengurangan biaya yang signifikan, cepat beradaptasi dengan pesatnya perkembangan teknologi serta adanya peningkatan terhadap fleksibilitas usaha.
Sedangkan beberapa kekurangan yang terdapat dalam organisasi ini yakni proses koordinasi keprofesionalan dari berbagai organisasi yang berbeda dapat menjadi hambatan, terdapat potensi terjadinya kehilangan kontrol pada proyek serta terdapat potensi terjadinya konflik interpersonal.


sumber : http://manajemenproyek.net/

Apa Itu Manajemen Proyek?


manajemen-proyekBerbicara mengenai manajemen proyek, hal ini tentunya tidak terlepas dari adanya perkembangan yang cukup pesat dalam dunia industri dan teknologi informasi. Perkembangan yang cukup pesat ini menyebabkan pihak manajemen harus mampu mengelola sumber daya yang dimiliki untuk menghasilkan produk yang berkualitas tinggi serta mampu bersaing di pasar. Kemampuan pihak manajemen untuk menghasilkan produk yang berkualitas dengan adanya keterbatasan terhadap waktu, biaya dan ruang lingkup pekerjaan harus didukung oleh pemahaman mengenai manajemen proyek yang baik. Lalu apa sebenarnya definisi dari manajemen proyek itu sendiri?

Untuk mendefinisikan apa yang dimaksud dengan manajemen proyek, maka ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu mengenai apa yang dimaksud dengan manajemen dan apa yang dimaksud dengan proyek.
Manajemen merupakan suatu proses terpadu dimana individu-individu sebagai bagian dari organisasi dilibatkan untuk melakukan proses perencanaan, pengorganisasian, serta menjalankan dan mengendalikan aktivitas-aktivitas produksi, yang kesemuanya diarahkan pada sasaran yang telah ditetapkan dan berlangsung terus-menerus seiring dengan berjalannya waktu. Sedangkan yang dimaksud dengan proyek adalah suatu usaha yang kompleks, tidak rutin, dibatasi oleh waktu, anggaran, resource dan spesifikasi yang telah dirancang untuk dapat memenuhi kebutuhan konsumen.
Dari definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa manajemen proyek dapat diartikan sebagai suatu proses kegiatan untuk melakukan perencanaan, pengorganiasian, pengarahan dan pengendalian atas sumber daya organisasi yang dimiliki perusahaan untuk mencapai tujuan tertentu dalam waktu dan sumber daya tertentu pula. Manajemen proyek sangat cocok untuk suatu lingkungan bisnis yang menuntut kemampuan akuntansi, fleksibilitas, inovasi, kecepatan dan perbaikan yang berkelanjutan.


sumber : http://manajemenproyek.net/

Puluhan tiang pancang PLTU Timika sudah terpasang

 jika butuh tiang pancang KLIK SINI

Timika (ANTARA News) - Sebanyak 40 tiang pancang proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Timika, Papua, sudah terpasang di lokasi proyek tersebut di Kampung Ayuka (Pet 11), Distrik Mimika Timur Jauh.

Manajer PT PLN (Persero) Rayon Timika Semuel Farwas kepada Antara, Jumat, mengatakan saat ini pihak kontraktor yaitu PT Rekadaya Elektrikal masih menunggu pengapalan 3.000 batang tiang pancang dari Surabaya.

"Pekerjaan tahap awal berupa pemasangan tiang pancang sudah mulai dilakukan. Sementara ini pihak kontraktor masih menunggu kapal dari Surabaya yang mengangkut 3.000 batang tiang pancang," kata Farwas.

Ia meminta dukungan seluruh warga Mimika untuk kelancaran pembangunan PLTU Timika yang berkapasitas 4 x 7 mega watt dengan anggaran mencapai Rp1 triliun, karena pembangunan PLTU Timika sudah lama dinantikan oleh masyarakat setempat setelah tertunda beberapa tahun sejak 2008.

"Warga Mimika tentu bersyukur karena impian akan tersedianya energi listrik yang memadai di daerah ini terjawab melalui pembangunan PLTU Timika. Kita berharap pekerjaan pembangunan PLTU Timika lancar tanpa ada hambatan," ujar Farwas.

Ia mengemukakan, sesuai kontrak antara PT PLN Pusat dengan PT Rekadaya Elektrikal di Jakarta beberapa waktu lalu, proyek PLTU Timika dikerjakan dalam waktu 19 bulan. Satu unit pembangkit PLTU ditargetkan mulai beroperasi pada 2014 dan akan disusul oleh tiga pembangkit berikutnya.

Lokasi PLTU Timika dibangun di atas lahan seluas 12 hektare milik Pemkab Mimika di Kampung Ayuka. Lokasi itu dulunya merupakan bekas pelabuhan bahan peledak PT Freeport Indonesia yang sudah tidak difungsikan.


Listrik gratis

Sementara itu PT PLN (Persero) Rayon Timika terus memperluas pemasangan jaringan instalasi listrik di Kota Timika dan sekitarnya, termasuk ke sejumlah lokasi satuan permukiman transmigrasi.

Pada Selasa (10/9), PLN Timika akan menyalakan secara serentak listrik pada 1.200 rumah keluarga petani yang bermukim di Kampung Naena Muktipura (SP6) dan Wangirja (SP9), Distrik Kuala Kencana.

Pemasangan meteran listrik pada rumah-rumah petani di SP6 dan SP9 tersebut sudah dilakukan oleh kontraktor PLN Timika. Setiap rumah terpasang meteran berkapasitas 450 VA tanpa dipungut bayaran.

"Semua biaya mulai dari instalasi, jaminan dan lain-lain sepenuhnya ditanggung PLN. Masyarakat terima gratis. Ini bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat kecil karena sudah sekitar 16 tahun mereka belum pernah menikmati listrik," kata Farwas.

Editor: Ella Syafputri
sumber : http://mandorayub.blogspot.com/p/tiang-pancang.html

humor cerita lucu di proyek bangunan, membawa semangat

kumpulan humor cerita lucu di proyek bangunan

Mau tertawa di proyek? Seringkali kita mendengar atau menemui kejadian yang merupakan kumpulan humor cerita lucu di proyek bangunan, disatu sisi bekerja di bidang teknik identik dengan suasana tegang sekaligus banyak masalah yang seringkali membuat suasana panas, disini marilah kita berhenti sejenak menyimak beberapa humor bangunan, semoga bisa sedikit membuka bibir sekaligus mencerahkan hati dan pikir

Humor Cerita proyek 1
Di sebuah proyek, Suatu saat seorang insinyur memberi perintah tukang bangunan.
Insinyur : “Hari ini ada 30 zak semen masuk ke proyek. tolong ditata ditempat biasa ya..”
Tukang : “O.k pak, Tapi hanya 5 zak yang sanggup saya tata”
Insinyur : “kenapa bisa begitu….?”
Tukang : “Bagaimana cara menata 20 zak lainya di dalam perut bapak…….”

Humor Cerita proyek 2
Seorang pekerja proyek berangkat kerja…
Ditengah jalan terjebak macet..
Sampai di proyek datang terlambat..
Kemacetan sudah menjadi tradisi di jakarta.
Atasan segera menegur dengan muka sangar.
Pekerja : “Maaf pak saya terlambat karena macet”
Atasan : ” Sudah berapa lama kau tinggal dijakarta, seharusnya kau bisa berangkat lebih pagi untuk menghindari macet”
Pekerja : ” saya suka cara berpikir bapak, tapi saya punya strategi lain “
Atasan : Tersenyum dapat pujian, ” apa strategimu? “
Pekerja : “Saya berangkat lebih siang setelah macetnya selesai…”

Humor cerita proyek 3
Seorang enginer teknik sipil selalu datang terlambat dan ditegur atasan.
Atasan : “Kamu datangnya siang-siang melulu”
Engineer : ” Bapak sih berangkatnya selalu kepagian…”

Humor Cerita proyek 4
Di sebuah proyek, Seorang Manajer teknik berdiskusi dengan Manajer administrasi. tahun 2012 umur 55 tahun.
M.Teknik : “Sebentar lagi kita pensiun, mau usaha apa?..”
M.Admin : “Susah bikin usaha.. karena kita sudah terbiasa kerja, pola pikir usaha gak ada!!”
M.Teknik : “Kan bisa jualan sayur atau beras..”
Tiba-tiba tukang bangunan lewat:
Tukang :” usul pak!, ini usaha paling manjanjikan. mobil mewah sudah punya 4,rumah besar 3 biji, tanah luas gak terhitung, bagaimana kalau semua dijual buat modal usaha..”
M.Teknik & M Admin : “Modal usaha jenis apa?..”
Tukang :”Pembuatan peti mati emas berhiaskan berlian untuk tempat istirahat bapak selamanya…”

“Tolong, carilah pinjaman, dijamin kamu nggak disuruh kembalikan… ini penting supaya pasangan batu ini benar kelurusannya dan levelnya…” kata seorang Pengawas Proyek.
Beberapa Mandor tersenyum-senyum… mereka tahu, yang dimaksud adalah pinjaman garis pada saat marking.

Seorang Project Manager berharap Progress 100% tercapai dalam waktu singkat.
PM : Sampi dimana progessnya ?…
SM : Sudah semua pak !!!

PM : Sambil BBM an sama Wil nya, bilang ke SM nya …bagus kl gitu
SM : Iya pak memang sdh selesai semua koq pak!! hanya tinggal yang belum!!

PM : ya udah ga papa emang gue pikirin ?!…yg penting wil q dah 100% menstruasinya

Nah.. bagi yang punya cerita proyek lucu dan bermaksud membuka bibir teman-teman kita agar tertawa lebar, bisa berbagi cerita lucu proyek lainya disini :-)

Harga Peralatan Kerja Bangunan/Proyek

Harga Peralatan Kerja PROYEK BANGUNAN

Harga Peralatan Kerja : meteran, benang, ember, palu, pahat, gergaji, kikir, cangkul, amplas


Spesifikasi BarangsatuanHarga (Rp.)
Meteran 5 mbuah7.500,-
Benangbuah1.500,-
Ember besar (hijau)buah7.000,-
Ember kecil (hijau)buah5.000,-
Palu Kondebuah35.000,-
Pahat Topi (besar)buah17.500,-
Pahat Topi (kecil)buah15.000,-
Gergaji Besibuah17.500,-
Gergaji Kayu (besar)buah25.000,-
Gergaji Kayu (kecil)buah15.500,-
Kikir (kualitas bagus)buah24.500,-
Kikir (kualitas biasa)buah8.500,-
Selang 1/2"m3.500,-
Cangkulset47.500,-
Amplaslembar5.000,-
Cangkulset47.500,-

INI HANYA ESTIMASI KAMI SLAHKAN CEK DI TOKO MATERIAL TERDEKAT

GALERY, OKTOBER, NOPEMBER, DESEMBER, 2012

PROYEK YANG KAMI TANGANI ATAU PENGADAAN BARANG DAN JASA
The Best Oktober - Desember 2012

UD. AURELIA SANJAYA
Berkerjasama dengan Pihak Terkait dan Pihak Owner 

RANGKA ATAP BAJA RINGAN
JLDEPOSTO NO 25 - GONILAN UTARA, SOLO



PAVING DI FALKULTAS KEDOKTERAN
UNS - SOLO
support : CV REKA DESAIN & PT JOBANG

PAGAR PANEL BETON
PABRIK TEKTIL - JL MOJO, DAGEN, JATEN, KARANGANYAR
support : PT POWERCON JATA UTAMA


FLORING DAN WATERPROOFING
GEDUNG UTAMA
LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KEPALA SEKOLAH
( LPPKS ) INDONESIA
 support :CV. WAHANA SUKSES AGROTAMA


Katrol atau Timba Manual dari Lantai 6


PASANG KERAMIK
RUANG CONTROL LIFT
Pemasang Keramik di Ruang Control Lift




PAGAR PANEL BETON
PEKARANGAN BU SRI - KARANGMOJO, TASIKMADU, KARANGANYAR
support : PT POWERCON JATA UTAMA


mpanel, MPANEL serangkaian panel-panel EPS (Expanded Polystryene)


Komponen & Bahan MPANEL
Komponen & Bahan MPANEL
Sistem konstruksi MPANEL adalah berdasarkan serangkaian panel-panel EPS (Expanded Polystryene) dan jaring kawat baja yang di galvanized (agar tidak berkarat). Bentuknya telah didesain khusus untuk digunakan dengan plaster tradisional atau struktural (spritz beton) yang dilakukan setalah pemasangan panel di lokasi proyek.
MPANEL menyediakan sistem panel-panel modular siap pakai untuk pemasangan yang lebih cepat dibandingkan dengan sistem konvensional. Sistem MPANEL memenuhi fungsi struktural dan fungsi daya tahan beban, menawarkan daya tahan yang tinggi terhadap suhu dan kebisingan serta menyediakan beragam jenis bentuk dan model untuk memberikan fleksibilitas dalam penentuan desain.

Komponen dasar MPANEL :
  1. Polyfoam di bagian tengah. Bahan tersebut tidak beracun, tidak berbahaya, tidak mudah terbakar, dan tidak memiliki bahan kimia aktif. Bahan tersebut dapat didesain dengan kepadatan dan ketebalan yang berbeda tergantung daripada jenis panel yang akan digunakan. Density bervariasi mulai dari 15-35 kgf/m3, dengan ketebalan 40-320mm.
  2. Jaring/net kawat baja yang telah di welding, terbuat dari kawat baja yang telah di galvanis yang diletakkan di kedua sisi panel polyfoam dan saling terhubung satu dengan yang lain nya. Diameter kawat yang digunakan bervariasi mulai dari 2,5 – 5mm, dengan kekuatan tarik >600MPa.

SPK Kontrak Kerja Proyek Konstruksi

kontrak kerja proyek konstruksi

 

Pengaturan hukum Kontrak kerja proyek konstruksi
  • Kontrak Proyek Konstruksi termasuk perjanjian untuk melakukan pekerjaan (KUHP pasal 1601 b)
  • Isinya diatur oleh: Pihak-pihak yang terlibat dan sesuai dengan ketentuan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku
  • Bentuk Kontrak Proyek Konstruksi tertulis, mengandung resiko tinggi menyangkut keselamatan umum dan tertib bangunan
  • Kontrak dengan luar negeri formatnya sesuai kesepakatan
Jenis-jenis Kontrak proyek Konstruksi
  • Menurut cara terjadinya:
–        Hasil tender
–        Penunjukan
–        negosiasi
  • Menurut cara penentuan harga:
–        Fixed price or lump sum price contract
–        Fixed unit price contract
–        Escalation contract
–        Cost plus fee contract
–        Target estimate with penalty and incentive fee contract
Jenis-jenis Kontrak Konstruksi menurut Keppres 80 tahun 2003
  • Berdasarkan bentuk imbalan
–        Lump sum
–        Harga satuan
–        Gabungan lump sum dan harga satuan
–        Terima jadi (turn key)
–        persentase
¨       Berdasarkan jangka waktu pelaksanaan
–        Tahun tunggal
–        Tahun jamak
  • Berdasarkan jumlah pengguna barang/jasa:
–        Kontrak pengadaan tunggal
–        Kontrak pengadaan bersama
Pengertian sistem Kontrak proyek konstruksi

Kontrak proyek system Lump sum
Adalah kontrak pengadaan barang/jasa  atas penyelesaian seluruh pekerjaan  dalam batas waktu tertentu, dengan  jumlah harga yang pasti dan tetap, dan  semua resiko yang mungkin terjadi dalam proses penyelesaian pekerjaan sepenuhnya ditanggung penyedia barang/jasa.
Kontrak proyek system Harga satuan
Adalah kontrak pengadaan barang/jasa  atas penyelesaian seluruh pekerjaan dalam batas waktu tertentu, berdasarkan harga satuan yang pasti dan tetap, untuk Setiap satuan/unsur pekerjaan dengan Spesifikasi teknis tertentu, yang volume Pekerjaannya masih bersifat sementara, Sedangkan pembayarannya didasarkan Pada hasil pengukuran bersama atas volumePekerjaan yang benar-benar telah dilaksanakan  oleh penyedia barang/jasa.
Kontrak proyek system Gabungan lump sum & harga satuan
Adalah kontrak pengadaan barang/jasa yang merupakan gabungan lump sum dan harga satuan dalam satu pekerjaan yang diperjanjikan.
Kontrak proyek system Terima jadi
Adalah kontrak pengadaan barang/jasa atas penyelesaian seluruh pekerjaan dalam batas waktu tertentu dengan jumlah harga pasti dan tetap sampai seluruh bangunan/konstruksi peralatan dan jaringan utama maupun penunjangnya dapat berfungsi dengan baik sesuai dengan kriteria kinerja yang telah ditetapkan.
Kontrak proyek system Persentase
Adalah kontrak pelaksanaan jasa konsultansi bidang konstruksi atau pekerjaan pemborongan tertentu, dimana konsultan yang bersangkutan menerima imbalan jasa berdasarkan prosentase tertentu dari nilai pekerjaan fisik konstruksi/pemborongan tersebut.
Jenis-jenis Kontrak proyek konstruksi yang lain
  • Kontrak rancang bangun (design and build contract)
  • Kontrak putar kunci (turn key contract)
  • Contractors full pre financing
  • Build operate and transfer (BOT)
  • Build operate and own (BOO)
  • Build lease and transfer (BLT)
SUMBER

Pelaksana Proyek

Tugas Pelaksana Proyek

Dalam sebuah pelaksanan pembangunan konstruksi  dibutuhkan pelaksana proyek agar dapat selesai dengan baik, tugas peleksana proyek adalah:
  • Memahami gambar desain dan spesifikasi teknis sebagai pedoman dalam melaksanakan pekerjaan dilapangan.:razz:
  • Bersama dengan bagian enginering menyusun kembali metode pelaksanaan konstruksi dan jadwal pelaksanaan pekerjaan.
  • Memimpin dan mengendalikan pelaksanaan pekerjaan dilapangan sesuai dengan persyaratan waktu, mutu dan biaya yang telah ditetapkan.
  • Membuat program kerja mingguan dan mengadakan pengarahan kegiatan harian kepada pelaksana pekerjaan.
  • Mengadakan evaluasi dan membuat laporan hasil pelaksanaan pekerjaan dilapangan.:mrgreen:
  • Membuat program penyesuaian dan tindakan turun tangan, apabila terjadi keterlambatan dan penyimpangan pekerjaan di lapangan.
  • Bersama dengan bagian teknik melakukan pemeriksaan dan memproses berita acara kemajuan pekerjaan dilapangan.
  • Melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program kerja mingguan, metode kerja, gambar kerja dan spesifikasi teknik.
  • Menyiapkan tenaga kerja sesuai dengan jadwal tenaga kerja dan mengatur pelaksanaan tenaga dan peralatan proyek.:smile:
  • Mengupayakan efisiensi dan efektifitas pemakaian bahan, tenaga dan alat di lapangan.
  • Membuat laporan harian tentang pelaksanaan dan pengukuran hasil pekerjaan dilapangan.
  • Mengadakan pemeriksaan dan pengukuran hasil pekerjaan dilapangan.
  • Membuat laporan harian tentang pelaksanaan pekerjaan, agar selalu sesuai dengan metode konstruksi dan instruksi kerja yang telah ditetapkan.
  • Menerapkan program keselamatan kerja dan kebersihan di lapangan.:razz:

Pelaksana proyek perlu mempunyai keahlian dalam bidang bangunan agar mengertahui bgaimana mengatur jalanya setiap item pekerjaan sehingga menghasilkan kualitas bangunan bagus dalam waktu yang cepat. pada proyek skala besar seperti gedung bertingkat tinggi keberadaan pelaksana dikelompokan lebih rinci lagi sehingga terdapat pelaksana spesialis yang ahli dalam bidang tertentu diantaranya adalah
  • Pelaksana besi
  • Pelaksana Cor Beton
  • Pelaksana Bekisting
  • Pelaksana finishing
  • Prelaksana mekanikal elektrikal
Setiap bagian tersebut mempunyai tanggung jawab dalam spesifikasi bidangnya masing-masing misalnya pelaksana bekisting perlu mempelajari bagaimana membuat sebuah cetakan beton yang tidak mengalami kebocoran serta mampu menghasilkan hasil pengecoran beton yang halus tanpa keropos. sedangkan pelaksana besi perlu memperhatikan setiap detail pemasangan besi tulangan agar terpasang dengan benar agar tidak mengalami kegagalan struktur yang dapat menyebabkan kerobohan bangunan.

SUMBER

Owner / Pemilik Proyek Konstruksi

Owner atau pemilik proyek konstruksi

Pemilik proyek atau owner adalah seseorang atau instansi yang memiliki proyek atau pekerjaan dan memberikanya kepada pihak lain yang mampu melaksanakanya sesuai dengan perjanjian kontrak kerja. untuk merealisasikan proyek, owner mempunyai kewajiban pokok yaitu menyediakan dana untuk membiayai proyek. berikut penjelasan mengenai tugas dan wewenang owner dalam pelaksanaan proyek konstruksi bangunan.

Tugas pemilik proyek atau owner
  • menyediakan biaya perencanaan dan pelaksanaan pekerjaan proyek.
  • Mengadakan kegiatan administrasi proyek.
  • Memberikan tugas kepada kontraktor atau melaksanakan pekerjaan proyek.
  • Meminta pertanggung jawaban kepada konsultan pengawas atau manajemen konstruksi ( MK )
  • Menerima proyek yang sudah selesai dikerjakan oleh kontraktor.
Wewenang yang dimiliki pemilik proyek atau owner
  • Membuat surat perintah kerja ( SPK )
  • Mengesahkan atau menolak perubahan pekerjaan yang telah direncanakan.
  • Meminta pertanggungjawaban kepada para pelaksana proyek atas hasil pekerjaan konstruksi.
  • Memutuskan hubungan kerja dengan pihak pelaksana proyek yang tidak dapat melaksanakan pekerjaanya sesuai dengan isi surat perjanjian kontrak. misalnya pelaksanan pembangunann dengan bentuk dan material yang tidak sesuai dengan RKS.

Dalam melaksanakan pembangunan seorang pemilik proyek dapat meminta konsultan pengawas atau manajemen konstruksi untuk mengatur agar proyek dapat berjalan dengan baik, sehingga owner tidak perlu repot memantau setiap saat dan secara detail tentang bangunan yang dibangun. namun owner dapat membuat jadwal rapat mingguan atau bulanan untuk membahas proyek agar sesuai dengan cita-cita dan keinginan yang diharapkan pemilik proyek. misalnya suatu kali owner menginginkan adanya perubahan desain dalam hal tambah kurang pekerjaan seperti penambahan ruangan atau pengurangan bentuk bangunan pada bagian tertentu namun tetap berpedoman pada kontrak kerja konstruksi yang dibuat bersama kontraktor sebelum memulai kegiatan pelaksanaan pembangunan sehingga tidak ada pihak yang dirugikan.

Dalam memilih kontrakor mana yang akan diajak bekerja sama dalam membangun sebaiknya menyesuaikan kualitas dan grade kontraktor agar dapat mewujudkan bangun berkualitas maksimal, harga murah dan dalam waktu yang cepat. proses tendher atau lelang proyek dapat dilakukan untuk dapat memilih kontraktor terbaik yang akan dipilih untuk menyelesaikan pembangunan :-)

SUMBER


GALERY 1 / FOTO PROYEK

 FOTO PROYEK 2013
BULAN JANUARI 2013 SAJA


 WATERPROOFING GENTENG DAN DAK TORN
Rumah Pak Imam : 
Sapen, Jaten Karanganyar


 PAGAR PANEL BETON
Bu Yeni
Jl Diponegoro, Solo Baru, Sukoharjo

URUG TANAH/PADAS
Bu Yeni
Jl Diponegoro, Solo Baru, Sukoharjo








PROYEK YANG KAMI TANGANI ATAU PENGADAAN BARANG DAN JASA
The Best Oktober - Desember 2012

UD. AURELIA SANJAYA
Berkerjasama dengan Pihak Terkait dan Pihak Owner 

RANGKA ATAP BAJA RINGAN
JLDEPOSTO NO 25 - GONILAN UTARA, SOLO



PAVING DI FALKULTAS KEDOKTERAN
UNS - SOLO
support : CV REKA DESAIN & PT JOBANG


PAGAR PANEL BETON
PABRIK TEKTIL - JL MOJO, DAGEN, JATEN, KARANGANYAR
support : PT POWERCON JATA UTAMA


FLORING DAN WATERPROOFING
GEDUNG UTAMA
LEMBAGA PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN KEPALA SEKOLAH
( LPPKS ) INDONESIA
 support :CV. WAHANA SUKSES AGROTAMA


Katrol atau Timba Manual dari Lantai 6


PASANG KERAMIK
RUANG CONTROL LIFT
Pemasang Keramik di Ruang Control Lift




PAGAR PANEL BETON
PEKARANGAN BU SRI - KARANGMOJO, TASIKMADU, KARANGANYAR
support : PT POWERCON JATA UTAMA