Daftar Harga / Upah Borong Tenaga 2013

HARGA / Upah BORONGAN Tenaga BANGUNAN 2013

di Sragen, Solo, Karanganyar, Sukoharjo, Boyolali, Wonogiri (SOLO AREA)

berikut Daftar Harga / Upah Borong Tenaga 2013 berdasatkan Rumus SNI
DAFTAR PENAWARAN HARGA UPAH BORONG PEKERJAAN
PEKERJAAN PERSIAPAN
Pembersihan Lahan: 5.000/m2
Direksikit : 125.000/m2
Pembuatan Gudang : 120.000 /m2
Bouwplank : 43.000/m2
Pekerjaan Pemagaran: 22.500 /m1

PEKERJAAN GALIAN DAN PONDASI
Galian Tanah Pondasi : 85.000/m3
Bekisting Pondsi : 38.350/m2
Pasang batu kali : 92.500/m3
Urungan Tanah leveling lantai : 52.000 / m3
Perataan Tanah : 12.000 /m2
Pemadatan Tanah /Stamper :15.000/m2
Lantai Kerja : 15.000/ m2
Urug pasir : 7.000/m2

PEKERJAAN BETON BERTULANG
Beton Sloof 20× 40 : 48.000/m1
Bekisting sloof :38.350/m2
Beton Bertulang kolom Praktis 10× 12 : 38.000 /m1
Bekisting kolom :38.350/m2
Beton Bertulang Ring Balok 10× 12 : 44.000/m1
Bekisting balok :38.350/m2
Beton Balok Dak 40× 20 : 68.000/m1
Beton Plat Dak .: 58.000/m2
Bekisting Plat Dak :38.350/m2
PEKERJAAN PEMBESIAN
  • Besi 22" berat 23,2 kg/bt
  • Besi 16" berat 19 kg/bt
  • Besi 12" berat 10,8 kg/bt
  • Besi 10" berat 7,4 kg/bt
  • Besi 8" berat 4,7 kg/bt
  • Besi 6" ( begel ) --- BONUS PEKERJAAN
  • HARGA Rp. 3.000,-/kg
  • Khusus untuk Kolom Praktis 9/9 harga Rp. 4.000,- /m'

PEKERJAAN PASANG BATA

Pasang Bata merah: 31.280/m2
Pasang Hebel 7/20 : 20.000/m2
Pasang Hebel 10/20: 22.000/m2
Pekerjaan Plester+ Aci : 30.000/ m2
Sekonengan : 10.500/m1
Sudutan : 8.000/m1
Tali Air : 8.000 /m1

PEKERJAAN KUSEN
Pasang Kusen Pintu : 105.000/unit
Pasang Daun Pintu Panel : 145.000/unit
Pasang Kusen Jendela : 68.000/unit
Pasang Daun Jendela : 72.000/unit
JASA MELAMIN
Pintu : 425.000
Jendela : 250.000

PEKERJAAN RANGKA ATAP
Rangka Atap Baja Ringan : 120.000/m2 (termasuk bahan dan tenaga)
Pasang atap : 92.000/m2 ( termasuk pas Kuda2, usuk , reng)
Pasang Genteng : 20.000/m2
Karpus: 77.000/m1
Listplank : 37.000/m1 ( tergantung ukuran)
pekerjaan pasang talang : 38.000/m1

PEKERJAAN PLAPON
Pekerjaan pasang Plapon : 30.000/ m2
Pasang List Plapon : 12.500/ m1

PEKERJAAN KERAMIKPasang Keramik Lantai
  • 30×30 : 27.000/m2
  • 40×40 : 30.000/m2
  • 50x50 : 30.000/m2
  • 60×60: 35.000/m2
  • 80×80: 38.600/m2
  • 100×100 : 46.400/m2
Pasang Keramik Lantai KM : 28.000/m2
Pasang Keramik Dinding 30x60: 48.000/m2
Pasang Keramik Plin : 20.000/ m1

PEKERJAAN LISTRIK
Stop Kontak : 58.000/titik
Fiting lampu + saklar: 68.000/titik

PEKERJAAN SANITARY WARE
Pasang Closet Duduk : 165.000/unit
Pasang Closet Jongkok : 95.000/unit
Pasang Wall Shower : 48.000/unit
Pasang Wastafel : 155.000/unit
Pasang Floordrain : 21.000/unit
Pasang Kran : 11.000/unit
Pasang Bath Up : 870.000/unit
Pasang Pipa Air Bersih1/2” : 17.500/ m1
Pasang Pipa Air Kotor/ inchi : 19.500/ m1
Bak Kontrol : 168.000/unit
PEKERJAAN PENGECATAN
Cat Dinding : 8.500/m2
Cat Kusen kayu : 18.000/m1
Cat Daun Pintu : 25.000/m2
Pengecatan Duco
  • cat kusen  : 80.000/m1 (berikut material)
  • cat daun jendela : 80.000/m1 (berikut material)
  • cat  daun pintu panel : 870.000/pintu (berikut material)
  • cat ram/list jendela : 32.000/m1 (berikut material
PEKERJAAN BONGKARAN
Bongkaran Atap : 40.000 /m2
Bongkaran Dinding : 18.000/m2
Pembersihan bongkaran : 15.000/m2

Borongan Tenaga Komplet =
Rp. 385.000 – 650.000, - / m2 ( luas bangunan)
Borongan Tenaga + Material untuk Rumah 2 lantaiBorongan Tenaga + Material = Satu Lantai
Rp. 2.000.000, - / m2 ( luas bangunan)

Borongan Tenaga + Material = Dua Lantai
Lt. 01 = Rp. 1.700.000, - / m2( luas bangunan)
Lt. 02 = Rp. 2.200.000, - / m2( luas bangunan)
MAKLUM HARGA MATERIAL PADA NAIK DAN UPAH KERJA NAIK

Plesteran Dinding

Plesteran adalah proses yang dilakukan dalam pekerjaan konstruksi yang meliputi pekerjaan penempatan bahan adukan perekat terhadap suatu bidang kasar yang ditujukan supaya permukaan menjadi rata. Penerapan umumnya ditujukan untuk meningkatkan penampilan permukaan dan secara konstruktif juga ditujukan untuk melindungi bidang dari cuaca seperti hujan, panas , dan lainnya. Bahan plesteran yang umum digunakan adalah menggunakan mortar yang juga sering disebut dengan plesteran. 
Tujuan Plesteran :
Tujuan utama dari plesteran  adalah sebagai berikut:
  1. Untuk membuat permukaan sebuah dinding lebih rapi, lebih bersih dan juga untuk membuat kesan penampilan lebih indah.
  2. Melindungi permukaan dari pengaruh cuaca dan iklim
  3. Untuk menutupi cacat atau kerusakan pada dinding atau bidang yang ditutupi.
  4. Menutupi kualitas bahan yang kurang baik pada  pasangan bata, sehingga dimungkinkan penambahan kekutan oleh penutupan dengan plesteran.
  5. Menjadikan dasar yang baik untuk proses pengecatan pada dinding
  6. Dengan plesteran maka penempelan debu akan lebih kecil pada dinding dibandingakan debu langsung menempel pada pasangan batu bata.
  7. Mempermudah pencucian atau pembersihan pada dinding
Jenis Plesteran :
  1. Plester semen  atau Mortar Semen  : Bahan yang paling sering digunakan dalam plesteran adalah adukan antara pasir dengan semen sehingga sering disebut orang dengan plesteran semen atau mortar semen. Perbandingan campuran pasir dengans semen adalah tergantung kepada jenis dan fungsi pemakaian plesterannya, komposisi yangs ering dipakai adalah  1 semen : 3 pasir, 1 semen : 4 pasir dan pemakaian 1 semen : 5 pasir sangat jarang dipergunakan. Cara pencampuran adukan adalah dengan terlebih dahulu mencampur pasir dan semen sesuai komposisi, dicampur secara merata kemudian diaduk dengan air sesuai dengan kekenyalan dan keliatan yang dibutuhkan. Campuran air tidak boleh terlalu cair karena akan sulit ditempelkan ke dinding demikian juga adukan yang terlalu kering sanat sukar menempel ke dinding dan ikatan yang tidak bagus. Waktu maksimum pemakaian dari adukan yang  baik adalah maksimal 30 menit setelah  plesteran  dicampurkan/ diaduk.
  2. Plester kapur atau Mortar Kapur.  Plesteran kapur menggunakan bahan kapur sebagai campuran dalam pembuatan adukan mortar dimana biasanya perbandingan komposisinya adalah 1 kapur : 1 pasir. Jenis plesteran ini sebtulnya jarang dipergunakan, umumnya dipergunakan didaerah tertentu yang banyak terdapat bahan kapur. Sebagai bahan adukan mortar penggunaan kapur harus mengikuti syarat teknis dimana kapur yang akan duipergunakan harus diolah secara mekanis sehingga didapatkan ukuran butir yang seragam. Ukuran yang diijinkan tidak boleh terlalu bangyak mengandung ukuran butiran halus . Secara fisik kapur yang dipergunakan harus bersih dari kandungan laiinya, berbutir tajam dan tidak tercampur oleh zat kimiawi lainnya. Dalam pencampuran dengan semen harus menggunaka air yang bersih.  Kapur yang baik dipergunakan untuk pleateran adalah jenis kapur yang yang berlemak dan tidak bangyak mengandung serpihan, dimana jenis kapur yang kurang berlemak dan banyak mengandung serpihan biasanya cepat membuat permukaan plesteran menjadi rusak seperti  kusam dan juga retakan retakan.  Untuk meperkuat ikatan plesteran kapur biasanya harus menambahkan semen sehingga jenis plesteran jenis kapur ini agak sedikit boros.  
  3. Plester Tanah Liat : Jenis plesteran ini bisanya dipergunakan secara tradisional. Biasanya pletaeran tanah liat ini tidak jauh bedanya bagaimana mengolah tanah liat menjadi batu bata. Dalam pelaksanaannya plesteran ini dilakukan dengan pencampuran adonan tanah liat dengan jerami yang sudah dihaluskan. Dan kadang didaerah tertentu tanah liat juga dicampurkan dengan kotoran sapi. Proses pencampurannya adalah dengan melakuan pengadukan secara basah antara tanah liat dengan jearmi halus atau kotoran sapi kemudian selama 7 hari adukan dibiarkan secara terbuka dan disiram secara berkala dan kontiniu.  Kemudian setelah tiba saat pelaksanaan plesteran adukan diambil dan kemudian dicampur dengan air secuai dengan kelatan dan keliatan yang diinginkan saat plesteran.
sumber

Cara membongkar keramik lantai yang rusak

Kadang kadang kita mendapatkan keramik kita dalam keadaan cacat setelah beberapa lama, mungkin keramik kita pecah atau tergores oleh benturan atau goresan benda tertentu. Sehingga kita tentu memerlukan perbaikan keramik  atau penggantian keramik supaya ruangan kelihatan tetap indah. Perbaikan keramik lantai mungkin suatu pekerjaan yang agak memusingkan bagi kita, bilama kita kurang mengerti untuk mengerjakannya. Sebetulnya hal ini bisa kita lakukan sendiri dimana kita perlu melakukannya dengan  sebuah  kesabaran dan  teknik pembongkaran yang sesuai. Disamping itu juga untuk mempermudah kita harusa menyediakan    beberapa alat  untuk membongkar keramik lantai . Dan juga hal yang sangat perlu adalah bagaimana keramik tersebut dapat dengan mudah dapat dibuka dengan bantuan bahan aditiv yang cocok dipergunakan.
Langkah pertama dalam proses  membongkar  bagian keramik lantai yang akan dibongkar adalah melepaskan nut keramik pada sisi bagian keramik yang akan dibongkar.  Pemisahan nut dari keramik merupakan hal yang utama dilakukan untuk mendapatkan ruang untuk mendapatkan lapisan  ikatan semen dibawah keramik sehingga jika nut sudah dibuka maka pemisahan keramik dari ikatan semen akan lebih mudah dilakukan dan tidak akan mencederai keramik sisi lainnya.
Ada beberapa teknik yang dapat dilakukan untuk membuka nut keramik disisi keramik lama :
  1. Membuka nut melalui pemahatan  nat dengan menggunakan pahat kecil.
  2. Membuka nut dengan menggunakan grenda mesin , jenis grenda harus menggunakan grenda jenis pemotong keramik.
Saat melakukan proses pembongkaran keramik ini sering mengandung resiko, sehingga harus dilakukan dengan hati hati dan penuh kesabaran karena dengan mengerjakan yang ceroboh bisa mencederai keramik disisi lainnnya sehinga kita harus membongkarnya juga.
Saat ini sudah ditemukan beberapa bahan kimia (bahan aditif) yang bisa membantu untuk memudahkan pembongkaran keramik.  Salah satu bahan aditif yang biasa digunakan adalah penghancur semen (cement remover). Bahan aditif  ini biasanya ditunagakan di permukaan garisan nut keramik, kemudian di tunggu beberapa saat. Setelah itu kemudian nut akan lebih mudah diphat atau digrenda sehingga untuk pembongkaran keramik akan semakin mudah.
Langkah kedua setelah but keramik sudah terbuka dari sisi keramik adalah melakukan pembukaan keramik supaya terpisah dari lapisan semen dibawah keramik. Alat yang diperlukan adalah pisau scrab/  pisau dempul yang berbentuk  lebar dan kaku . Sebelumnya anda  Caranya adalah pisau  didorong pada sudut bawah keramik diarahkan ke bagian tengah lembaran keramik. Kemudian  Tekan pisau scrab dengan palu secara perlahan. Jika beruntung, keramik  akan terangkat sekaligus. Jika tidak kemungkinan akan terangkat sebahagian atau pecah, sehingga anda perlu mengangkat kembali lapisan keramik yang masih tertinggal.
Langkah ketiga  adalah pembersihan lapisan adukan semen lama, hal ini dilakukan untuk membuat perekat yang baru antara lantai dengan keramik yang akan dipsangkan. Semua lapisan adukan yang lama harus dibuka, anda bisa menggunakan pahat beton untuk menghancurkannya. Kemudian lakukan pembersihan  untuk mengangkat semua lapisan hingga benar benar bersih,  Jika perlu gunakan vacum supaya debu terangkat semuanya. Atau anda bisa menggunakan lap basah  kemudia dikeringkan.

Selanjutnya anda sudah bisa memasangan keramik baru pada lantai yang akan diganti.