Showing posts with label Jalan. Show all posts
Showing posts with label Jalan. Show all posts

Mesin Perata Jalan

 Mesin Perata Jalan (sumber : http://www.dstgmachine.asia/ )

HTH Construction Machinery Co.,Ltd. adalah salah satu manufaktur mesin konstruksi rekayasa yang terbesar di Tiongkok, dan dia dimiliki oleh China National Construction Machinery Corporation. China National Construction Machinery Corporation adalah sebuah anak perusahaan China National Machinery Industry Co., Ltd., sebuah perusahaan yang dimiliki oleh negara yang diakui dan diatur oleh State Council. China National Machinery Industry Co., Ltd. adalah No. 1 dalam 100 perusahaan yang terbaik di dalam industri mesin Tiongkok, No. 59 dalam 500 perusahaan yang terbaik di Tiongkok, No. 12 dalam 200 perusahaan ekspor yang terbaik dan No. 28 dalam ENR "225 kontraktor konstruksi internasional yang terbesar di dunai ".
 Kami adalah sebuah manufaktur mesin konstruksi rekayasa di Tiongkok. Produk-produk utama kami adalah mesin pemuat beroda, mesin perata jalan, penurap jalan, pembaur tanah, penggiling jalan, mesin kumai jalan, ekskavator beroda, ekskavator perayap, dan mesin pemuat dengan serok belakang. Produk-produk ini digunakan secara luas dalam konstruksi dan pemeliharaan jalan, pertambangan, energi, transportasi, dan industri penanganan bahan.


Mesin Perata Jalan PY120M
Mesin Perata Jalan PY120M
Daya yang sudah ditentukan mesin 100kw / 136HP
Kecepatan yang sudah ditentukan mesin 2200rpm
Berat operasi Standar 10650kg
Dengan papan buldoser depan/ penyobek belakang 10850kg
Dimensi keseluruhan Standar 7800 mm×2400 mm×3245mm
Dengan papan buldoser depan/ penyobek belakang 9410mm ×2400mm ×3245mm
Jarak dari tanah minimum 360mm
Jari-jari putar sebelah luar minimum 6700mm
Kecepatan travel Maju 0-44.1km/h
Mundur 0-28.3 km/h
Kemampuan mendaki 20%
Daya tarik maksimum 47kN
Ukuran pisau 3355 mm ×570 mm
Papan buldoser (dapat dipilih) Lebar*tinggi 2350 mm ×775 mm
Penyobek belakang (dapat dipilih) Lebar 1750 mm
Dalamnya penggalian 275 mm
Mesin Perata Jalan PY160M
Mesin Perata Jalan PY160M
Daya yang sudah ditentukan mesin 125kw /170HP
Kecepatan yang sudah ditentukan mesin 2300rpm
Berat operasi Standar 14000kg
Dengan papan buldoser depan/ penyobek belakang 14000kg
Dimensi keseluruhan Standar 8500 mm×2600 mm×3500mm
Dengan papan buldoser depan/ penyobek belakang 9900 mm×2600 mm×3500mm
Jarak dari tanah minimum 430mm
Jari-jari putar sebelah luar minimum 7500mm
Kecepatan travel Maju 0-44km/h
Mundur 0-30 km/h
Kemampuan mendaki 15%
Daya tarik maksimum 73.5kN
Ukuran pisau 3660 mm ×650 mm
Papan buldoser (dapat dipilih) Lebar*tinggi 2450 mm ×820 mm
Penyobek belakang (dapat dipilih) Lebar 2000 mm
Dalamnya penggalian 315 mm
Jumlah gigi 5
Mesin Perata Jalan PY180M
Mesin Perata Jalan PY180M
Daya yang sudah ditentukan mesin 160 kw/215HP
Kecepatan yang sudah ditentukan mesin 2300rpm
Berat operasi Standar 15400 kg
Dengan papan buldoser depan/ penyobek belakang 15400 kg
Dimensi keseluruhan Standar 8700 mm×2595 mm×3480mm
Dengan papan buldoser depan/ penyobek belakang 10330 mm ×2740 mm ×3480 mm
Jarak dari tanah minimum 400mm
Jari-jari putar sebelah luar minimum 7500mm
Kecepatan travel Maju 0-36km/h
Mundur 0-25 km/h
Kemampuan mendaki 15%
Daya tarik maksimum 80.8kN
Ukuran pisau 3965 mm ×650 mm
Papan buldoser (dapat dipilih) Lebar*tinggi 2740 mm ×920 mm
Penyobek belakang (dapat dipilih) Lebar 2000 mm
Dalamnya penggalian 315 mm
Jumlah gigi 5
Mesin Perata Jalan PY200M
Mesin Perata Jalan PY200M
Daya yang sudah ditentukan mesin 160 kw/215HP
Kecepatan yang sudah ditentukan mesin 2300rpm
Berat operasi Standar 15400 kg
Dengan papan buldoser depan/ penyobek belakang 15400 kg
Dimensi keseluruhan Standar 8700 mm×2595 mm×3480mm
Dengan papan buldoser depan/ penyobek belakang 10330 mm ×2740 mm ×3480 mm
Jarak dari tanah minimum 400mm
Jari-jari putar sebelah luar minimum 7800mm
Kecepatan travel Maju 0-36km/h
Mundur 0-25km/h
Kemampuan mendaki 15%
Daya tarik maksimum 80.8kN
Ukuran pisau 3965 mm ×650 mm
Papan buldoser (dapat dipilih) Lebar*tinggi 2740 mm ×920 mm
Penyobek belakang (dapat dipilih) Lebar 2000 mm
Dalamnya penggalian 315 mm
Jumlah gigi 5
Mesin Perata Jalan PY220M
Mesin Perata Jalan PY220M
Daya yang sudah ditentukan mesin 162 kw /220HP
Kecepatan yang sudah ditentukan mesin 2200rpm
Berat operasi Standar 16500kg
Dengan papan buldoser depan/ penyobek belakang 16500kg
Dimensi keseluruhan Standar 8700 mm×2600 mm×3500 mm
Dengan papan buldoser depan/ penyobek belakang 10330 mm ×2740mm ×3500mm
Jarak dari tanah minimum 480mm
Jari-jari putar sebelah luar minimum 7800mm
Kecepatan travel Maju 0-39km/h
Mundur 0-29 km/h
Kemampuan mendaki 15%
Daya tarik maksimum 86.6kN
Ukuran pisau 4270 mm ×650 mm
Papan buldoser (dapat dipilih) Lebar*tinggi 2470 mm ×920 mm
Penyobek belakang (dapat dipilih) Lebar 2000 mm
Dalamnya penggalian 315mm
Jumlah gigi 5
Mesin Perata Jalan PY240M
Mesin Perata Jalan PY240M
Daya yang sudah ditentukan mesin 175kw /240HP
Kecepatan yang sudah ditentukan mesin 2200rpm
Berat operasi Standar 19000kg
Dimensi keseluruhan Standar 9300 mm×2800 mm×3800 mm
Dengan papan buldoser depan/ penyobek belakang 10910 mm ×2890mm ×3630mm
Jarak dari tanah minimum 480mm
Jari-jari putar sebelah luar minimum 8600mm
Kecepatan travel Maju 0-38.98km/h
Mundur 0-26.98 km/h
Kemampuan mendaki 24%
Daya tarik maksimum 99kN
Ukuran pisau 4422 mm ×688 mm
Papan buldoser (dapat dipilih) Lebar*tinggi 2890 mm ×1020 mm
Penyobek belakang (dapat dipilih) Lebar 2087 mm
Dalamnya penggalian 315mm
Jumlah gigi 5
Keunggulan kinerja
1. Mesin perata jalan yang diekspor ke Eropa dan Amerika Utara mempunyai sertifikat CE TUV dari Jerman.
2. Semua teknologi dan proses diintrodusir dari Jerman.
3. Komponen merek terkenal, mesin CUMMINS dengan kebisingan dan emisi rendah, memenuhi kebutuhan lindungan lingkungan.
4. Sistem transmisi menggunakan kemudi hidraulik-mekanis, transmisi elektro-hidraulik ZF dengan penutup perlindungan supaya menjaga keamanannya.
5. Poros belakang dengan tiga-bagian khususnya untuk mesin perata jalan berasal dari Jerman, diferensial NO-SPIN dari Amerika, untuk menjaga kemudi bahkan di jalan lumpur.
6. Poros depan dengan struktur kotak yang menghindari tekanan memadat dan menghindari menutup seumur hidup dan dia juga berkinerja yang baik.
7. Satu-satunya manufaktur di dunia yang menggunakan ketrampilan pembentukan tekanan panas di kerangka depan, struktur bagian U-box dengan daya anti torsi.
8. Mesin perata jalan yang berukuran sedang menggunakan lingkaran tipe disk guling untuk menjamin penyamarataan yang lebih baik dan non-pemeliharaan dan mon-penyesuaian.
9. Sekop berat, 50% kehidupan lebih panjang dari sekop reguler.
10. Bak-engkol dengan perlindungan kelebihan muatan khususnya untuk mesin perata yang berdaya besar untuk menjaga sekop dan sistem transmisi aman.
11. Pengantar pisau di bawah dengan rel kendali lingkar dan di atas dengan pelari menjamin gerakan lancar pisau. Struktur ini dengan sukses menghindari celah yang diakibatkan oleh pengausan sendiri dan memperbaiki ketepatan penyamarataan peraturan bebas
12. Tutup mesin dengan desain efektif, praktis dan berpenampilan cantik, kebisingan lebih rendah; pembukaan samping, pemeliharaan mudah.
13. Bagian hidraulik merek internasional REXTOTH, HUSCO dll., kualitas yang lebih baik dan kepekaan yang lebih tinggi
14. Roda depan hidraulik penuh dan kemudi yang diartikulasi membuat kemudinya lebih mudah. Sistem kemudi darurat membuat mesin perata jalan kami lebih aman.
15. Sistem pengereman hidraulik dengan sirkuit ganda, dan pengereman cakram membuat rem dapat dipercaya dan lancar. Rem basah dapat dipilih, tanpa pemeliharaan dan memiliki kehidupan pelayanan yang panjang.
16. Kemudi poros depan dapat dipilih, 3 macam model kemudi (kemudi depan, kemudi roda 4 belakang dan kemudi roda semua) mempunyai lebih banyak fungsi: kemudi poros depan untuk memperkuat leveling dalam pekerjaan berlevel tinggi; kemudi roda semua untuk meningkatkan 30% traksi supaya sesuai dengan kondisi salju atau yang lebih buruk.
17. Ruang kemudi ROPS/FOPS menggunakan struktur redaman dan pengurangan kebisingan. Penglihatan baik dan ruang kemudi tertutup yang sempurna, panel kontrol digital yang jelas, platform operasi yang dapat diatur dan kursi dengan sandaran tinggi yang anti licin, AC panas/dingin, alat audio, semuanya didesain untuk memaksimalkan kenyaman sopir.
18. Bagian yang dapat dipilih seperti doser depan, penyobek belakang, penggembur tanah, spatbor, penyamarataan oto, apungan pisau dll., membuat mesin perata jalan kami cocok untuk serangkaian besar aplikasi.

Mesin Perata Jalan PY310M
Mesin Perata Jalan PY310M
Daya yang sudah ditentukan mesin 227 kw/310HP
Kecepatan yang sudah ditentukan mesin 2100rpm
Berat operasi Standar 24000kg
Dengan papan buldoser depan/ penyobek belakang 27500 kg
Dimensi keseluruhan Standar 10500 mm×3140 mm×3650mm
Dengan papan buldoser depan/ penyobek belakang 12200 mm×3140 mm×3650 mm
Jarak dari tanah minimum 400mm
Jari-jari putar sebelah luar minimum 9300mm
Kecepatan travel Maju 0-40km/h
Mundur 0-27.1 km/h
Kemampuan mendaki 15%
Daya tarik maksimum Standar 126kN
Dengan penyobek belakang 144kN
Penyobek belakang (dapat dipilih) 4920 mm ×695 mm
Penyobek belakang (dapat dipilih) Lebar 2860 mm
Dalamnya penggalian 460mm
Jumlah gigi 3, 5, 7
Mesin Perata Jalan PY350M
Mesin Perata Jalan PY350M
Daya yang sudah ditentukan mesin 257 kw/ 350HP
Kecepatan yang sudah ditentukan mesin 2100rpm
Berat operasi Standar 27500kg
Tipe doser depan dan penggembur belakang 27500kg
Dimensi keseluruhan Standar 10800 mm×3140 mm×3650mm
Tipe doser depan dan penggembur belakang 12500 mm×3140 mm×3650mm
Jarak dari tanah minimum 400mm
Jari-jari putar sebelah luar minimum 9300mm
Kecepatan travel Maju 0-40km/h
Mundur 0-27.1 km/h
Kemampuan mendaki 15%
Daya tarik maksimum 144kN
Ukuran pisau 4920 mm ×695 mm
Penyobek belakang (dapat dipilih) Lebar 2860 mm
Dalamnya penggalian 460mm
Jumlah gigi 3, 5, 7
Mesin Perata Jalan PY160Q
Mesin Perata Jalan PY160Q
Daya yang sudah ditentukan mesin 125 kw/170HP
Kecepatan yang sudah ditentukan mesin 2300rpm
Berat operasi Standar 13500 kg
Tipe doser depan dan penggembur belakang 14100kg
Dimensi keseluruhan Standar 8400 mm×2595 mm×3310mm
Tipe doser depan dan penggembur belakang 9870 mm×2595 mm×3310mm
Jarak dari tanah minimum 430mm
Jari-jari putar sebelah luar minimum 7500mm
Kemampuan mendaki 15%
Daya tarik maksimum 73.5kN
Kecepatan travel Maju 0-35km/h
Mundur 0-35 km/h
Ukuran pisau 3660 mm ×650 mm
Papan buldoser (dapat dipilih) Lebar*tinggi 2450 mm ×820 mm
Penyobek belakang (dapat dipilih) Lebar 2000 mm
Dalamnya penggalian 315 mm
Jumlah gigi 5
Mesin Perata Jalan PY180Q
Mesin Perata Jalan PY180Q
Daya yang sudah ditentukan mesin 140 kw/190HP
Kecepatan yang sudah ditentukan mesin 2300rpm
Berat operasi Standar 15400 kg
Tipe doser depan dan penggembur belakang 15400 kg
Dimensi keseluruhan Standar 8750 mm×2595 mm×3480mm
Tipe doser depan dan penggembur belakang 10400 mm×2740 mm×3480 mm
Jarak dari tanah minimum 400mm
Jari-jari putar sebelah luar minimum 7800mm
Kecepatan travel Maju 0-42km/h
Mundur 0-17 km/h
Kemampuan mendaki 15%
Daya tarik maksimum 80.8kN
Ukuran pisau 3965 mm ×650 mm
Papan buldoser (dapat dipilih) Lebar*tinggi 2740 mm ×920 mm
Penyobek belakang (dapat dipilih) Lebar 2000 mm
Dalamnya penggalian 315 mm
Mesin Perata Jalan PY200Q
Mesin Perata Jalan PY200Q
Daya yang sudah ditentukan mesin 160 kw/215HP
Kecepatan yang sudah ditentukan mesin 2300rpm
Berat operasi Standar 8750 mm×2595 mm×3480mm
Tipe doser depan dan penggembur belakang 10400 mm ×2740 mm ×3480 mm
Dimensi keseluruhan Standar 16500 kg
Tipe doser depan dan penggembur belakang 16500 kg
Jarak dari tanah minimum 400mm
Jari-jari putar sebelah luar minimum 7800mm
Kecepatan travel Maju 0-42km/h
Mundur 0-17 km/h
Kemampuan mendaki 15%
Daya tarik maksimum 86.6kN
Ukuran pisau 3965 mm ×650 mm
Papan buldoser (dapat dipilih) Lebar*tinggi 2740 mm ×920 mm
Penyobek belakang (dapat dipilih) Lebar 2000 mm
Dalamnya penggalian 315 mm



Mesin Perata Jalan PY120H
Mesin Perata Jalan PY120H
Daya yang sudah ditentukan mesin 100 kw /136HP
Kecepatan yang sudah ditentukan mesin 2200rpm
Berat operasi Standar 9800 kg
Tipe doser depan dan penggembur belakang 10900 kg
Dimensi keseluruhan Standar 7200 mm×2300 mm×3300 mm
Tipe doser depan dan penggembur belakang 8810 mm×2400 mm×3300 mm
Jarak dari tanah minimum 360mm
Jari-jari putar sebelah luar minimum 6700mm
Kecepatan travel Maju 0-39km/h
Mundur 0-28 km/h
Kemampuan mendaki 15%
Daya tarik maksimum 79.8kN
Ukuran pisau 3355 mm ×570 mm
Papan buldoser (dapat dipilih) Lebar*tinggi 2350 mm ×775 mm
Penyobek belakang (dapat dipilih) Lebar 1650 mm
Dalamnya penggalian 275 mm
Mesin Perata Jalan PY180H
Mesin Perata Jalan PY180H
Daya yang sudah ditentukan mesin 160 kw/215HP
Kecepatan yang sudah ditentukan mesin 2200rpm
Berat operasi Standar 15400 kg
Tipe doser depan dan penggembur belakang 15400 kg
Dimensi keseluruhan Standar 8700 mm×2595 mm×3480mm
Tipe doser depan dan penggembur belakang 10330 mm ×2740 mm ×3480 mm
Jarak dari tanah minimum 425mm
Jari-jari putar sebelah luar minimum 7800mm
Kecepatan travel Maju 0-36km/h
Mundur 0-25 km/h
Kemampuan mendaki 15%
Daya tarik maksimum 115kN
Ukuran pisau 3965 mm ×650 mm
Papan buldoser (dapat dipilih) Lebar*tinggi 2740 mm ×920 mm
Penyobek belakang (dapat dipilih) Lebar 2000 mm
Dalamnya penggalian 315 mm
Mesin Perata Jalan PY200H
Mesin Perata Jalan PY200H
Daya yang sudah ditentukan mesin 160 kw/215HP
Kecepatan yang sudah ditentukan mesin 2200rpm
Berat operasi Standar 15900 kg
Tipe doser depan dan penggembur belakang 15900 kg
Dimensi keseluruhan Standar 8750 mm×2595 mm×3480mm
Tipe doser depan dan penggembur belakang 10330 mm ×2740 mm ×3480 mm
Jarak dari tanah minimum 425mm
Jari-jari putar sebelah luar minimum 7900mm
Kecepatan travel Maju 0-36km/h
Mundur 0-18 km/h
Kemampuan mendaki 15%
Daya tarik maksimum 119kN
Ukuran pisau 3965 mm ×650 mm
Papan buldoser (dapat dipilih) Lebar*tinggi 2740 mm ×920 mm
Penyobek belakang (dapat dipilih) Lebar 2000 mm
Dalamnya penggalian 315 mm
Mesin Perata Jalan PY220H
Mesin Perata Jalan PY220H
Daya yang sudah ditentukan mesin 162 kw/220HP
Kecepatan yang sudah ditentukan mesin 2200rpm
Berat operasi Standar 19000 kg
Tipe doser depan dan penggembur belakang 21000 kg
Dimensi keseluruhan Standar 9230mm*2800mm*3630mm
Tipe doser depan dan penggembur belakang 10910mm*2890mm*3470mm
Jarak dari tanah minimum 425mm
Jari-jari putar sebelah luar minimum 8500mm
Kecepatan travel Maju 0-39km/h
Mundur 0-27 km/h
Kemampuan mendaki 20%
Daya tarik maksimum 119kN
Ukuran pisau 4422mm*688mm
Papan buldoser (dapat dipilih) Lebar*tinggi 2890 mm ×1080 mm
Penyobek belakang (dapat dipilih) Lebar 2000 mm
Dalamnya penggalian 315 mm

Harga Jual Mesin Konstruksi Jalan & Bangunan

perkenankan Kami dari PRIMA NUSANTARA(Fabricator & General Contractor) bermaksud untuk bekerjasama dengan perusahaan bapa/ibu dalam upaya untuk pengadaan Mesin Konstruksi Jalan & Bangunan Sebagai Berikut :

A. ROAD DIVISION

1. Mesin Marka Jalan & Cat Marka Jalan (TKM)/ Cat Thermoplastic*
(Aplicator + Preheater) = Rp. 35.000.000,-/Set

AASHTO-79
AASHTO-77
Glass Bed (China)
Glass Bed (Australia)POTTER
Rp 12.000.-/Kg
Rp. 11.000.-/Kg
Rp. 7.500,-/Kg
Rp. 11.500,-/Kg
Note : Kuantity Diatas 15 MT + Free 4 sak Glassbed + Free 1 Sak AASHTO-79
2. Anti Stripping Agent (Anti Pelupasan U/Hotmix) & Dozing Pump
Merk = DERBO, Harga = Rp. 45.000.-/Kg (1 Drum = 180 Kg)
Merk = WET FIX BE, Harga = Rp. 55.000,-/Kg (1 Drum= 190 Kg)
Dosing Pump = Rp. 17.000.000,-/Unit*
3. Soil Stabilizer (Chemical Pemadat Tanah)-TX*
(Economic, Strength, Efficient), Menaikkan angka CBR (California Bearing Ratio) Untuk Komparasi Biaya penggunaan
Soil Stabilizer dengan pondasi jalan Konvensional. Please : Call Us / Send Email.Harga : Rp. 45.000.000/ Drum

1 Drum = 204 Ltr Dapat. Mengolah : 570 m³ (Tanah). Aplikasi :
- Jalan Kelapa Sawit, Oil & Gas Site, Jalan Tambang (Mining Site), Pondasi Jalan Tanah / Aspal (Kontraktor Jalan), Pondasi Building Construction (Real Estate, Industry Plant, Office, High Risk Building)-Cut & Fill Scope
Perbandingan Harga Struktur Jalan Tanah/Aspal antara TX-300 dengan konvesional u/ pekerjaan jalan sepanjang 1Km

TX Soil Stabilizer = Rp.485.529.000,- (Based On Data)
Konvesional = Rp. 1.454.720.000,- (Based On Data)

4. Asphalt Sprayer Cap : 1200 Ltr & 3000 Ltr*

Kapasitas
Operation
Harga
Specification
1200 Ltr
Automatic
Rp 100.000.000
Call Us / Send Email
3000 Ltr
Automatic
Rp 130.000.000
Call Us / Send Email

5. Concrete Batching Plant Cap : 40 m3 & 60 m3*

Kapasitas
Type Dry
Type Wet
Note
40 m3/h
Rp. 800.000.000
Rp 1.250.000.000
Inc Extra Silo 2 Unit (@= 40 T)
60 m3/h
Rp. 900.000.000
Rp 1.400.000.000
Inc Extra Silo 2 Unit (@= 60 T)

6. Asphalt Mixing Plant (AMP) 800 & 1000*

Kapasitas
Operation
Harga
Specification
40/60 T/J
Automatic
Rp 2.400.000.000
Call Us / Send Email
60/80 T/J
Automatic
Rp 2.550.000.000
Call Us / Send Email


B.BUILDING DIVISION
1.PLASTIC FORMWORK (Bekisting Plastik) – Go Green Product

No
PLYFORM WORK (mm)
QTY
(Pcs)
HARGA SATUAN (Rp)
No
PLYFORM WORK (mm)
QTY
(Pcs)
HARGA SATUAN (Rp)
1
1200 * 600 * 50
1
215.000,-
4
600 * 150 * 50
1
95.000,-
2
1200 * 300 * 50
1
180.000,-
5
600 * 100 * 50
1
80.000,-
3
600 * 200 * 50
1
110.000,-
6
600 * L (Angle)
1
55.000,-
Durability (Usage 50X), Efficient (Cost), Fast Installation
Accessories Joint
No
Accessories Joint
QTY
(Pcs)
HARGA SATUAN (Rp)
1
Pin Clip Plastic Material
1
2000,-
2
C Clip Plastic Material
1
11.500,-
3
D Clip Plastic Material
1
11.500,-
4
E Clip Plastic Material
1
11.500,-
5
U Clip Plastic Material
1
8.500,-
Note : Harga Belum Termasuk PPN 10 %
2.BAR CUTTER & BENDING (MESIN PEMOTONG / PENEKUK BESI BETON)
BAR CUTTER (C) & BAR BENDER (B)
MERK
Diameter
Harga
SEOUL C-35 (KOREA)
Max 32
Rp. 45.000.000,-
SEOUL B-35 (KOREA)
Max 32
Rp. 37.000.000,-



SEOUL B-25 (KOREA)- Portable*
Max 25
Rp. 28.000.000,-
Note * = Pertama Di Indonesia Bar Bender dengan berat hanya 85 Kg.

BAR CUTTER (Portable, Fast Cut Only 3 Second/Detik)--------
MERK
Diameter
Harga
FUJIYAMA C-16
Max 16
Rp.     2.700.000,-
FUJIYAMA C-22
Max 22
Rp.     4.600.000,-
SEOUL C-25
Max 25
Rp.    14.000.000,-
Note : Garansi 1 Th, Garansi Service 2 x 24 Jam, Spare Part Lengkap, Beli 2 Unit Gratis 1 (Satu) Set Spare Part (Blade)
3. Concrete Mixer BTC21 (Include Timbangan Digital)---New
  • Productivity                    : 10 - 14m³/h                Water Pump Electromotor           : 0.55kW
  • Feeding bucket capacity   : 560L                           Drum dimensions                      : 1,65 x 2,100m
  • Mixing capacity               : 350 lt
  • Diesel                            : YanMar (15.5PK)
  • Drum speed                    : 14 rpm
  • Dimension                       : L 2.72 x W 2.09 x H 3.15 m
  • Max Size of Aggregate      : 60mm
  • Water-supply Error           : ≤ 2% 
Rp. 165.000.000,- ( Seratus Enam Puluh Lima Juta Rupiah )

Keterangan All Item

- Harga Loco Jakarta.
- Free Akomodasi Penginapan Bagi Pembeli dari luar Jakarta*
Demikian penawaran harga dari kami, besar harapan kami dapat bekerjasama dengan perusahaan Bapak/Ibu.
Atas perhatian dan kerjasamanya kami mengucapkan terimakasih.
Hormat Kami,

CV PRIMA NUSANTARA
Tri HardiyantoDirektur


rimantara header.png

Contact 
:
0812-983-555-36
Website
:
www.rimantara.com
E-mail
:
tri@rimantara.com
 

jalan beton dan tulangannya

Kelihatannya telah menjadi pemahaman umum, sebagaimana sering didengar bahwa yang namanya konstruksi yang memakai material beton adalah identik sama dengan struktur beton bertulang. Bahkan mahasiswa teknik sipilpun juga sering terkecoh tentang hal tersebut. Maklum, dalam kuliah struktur beton selalu diungkapkan bahwa beton hanya kuat terhadap gaya tekan dan tidak kuat terhadap tarik. Oleh karena itu agar dapat bekerja sebagai suatu balok dan kuat memikul lentur maka harus dipasang tulangan baja sebagai konsekuensinya.
Itu benar, karena yang dibahas dalam kuliah struktur beton adalah material beton sebagai komponen untuk struktur balok, struktur kolom atau slab (pondasi). Itu adalah materi struktur beton I dan II di UPH, adapun struktur beton III adalah beton prategang.
Pada mata kuliah struktur beton di UPH yang dipegang oleh Prof. Harianto Hardjasaputra bersama saya, maka dalam silabusnya tidak diajarkan tentang materi jalan beton. Padahal seperti diketahui bahwa jalan beton sekarang relatif cukup populer digunakan di jalan-jalan di ibukota maupun di daerah-daerah. Maklum, kesannya  jalan beton tersebut  lebih kuat, awet dan bebas perawatan.

Gambar 1. Jl. Raya Tajur, typical jalan beton di tanah air
(sumber foto :  My Setiawan Blog)
Alasan terakhir, yaitu bebas perawatan. Alasan itulah yang rasa-rasanya menjadi magnet mengapa jalan tipe tersebut menjadi banyak dipilih akhir-akhir ini. Padahal sebenarnya jika tipe jalan yang terdahulu, yaitu jalan aspal dibangun dengan baik, dilengkapai saluran drainasi yang mencukupi dan sebagainya , maka diyakini akan sama juga kekuatannya dalam memikul beban lalulintas yang ada, bahkan lebih enak (halus) dibanding jalan beton yang kadang jika pembuatannya asal-asalan maka akan sangat terasa adanya siar-siar dilatasi di antaranya.
Pemahaman tentang jalan beton terlihat belum dikenal luas, maklum seperti alasan di atas, di kuliah Struktur Beton yang mempunyai 7 SKS itupun, materi tersebut tidak dimasukkan di silabusnya (itu di UPH lho, mungkin saja di tempat lain diberikan). Mungkin saja materi jalan beton telah diberikan pada mata kuliah Perkerasan Jalan, tetapi mestinya fokusnya pada jalan dan bukan struktur betonnya. Oleh karena itu sangat wajar jika ada pernyataan seperti ini keluar dari pejabat yang tidak memahaminya.
Apalagi, tidak terlihat adanya ikatan besi yang menjadi tulang dari jalan beton. Padahal, di setiap bangunan beton yang patah akan terlihat susunan besi yang menjadi pengikat struktur beton secara keseluruhan.
”Jangan menyalahkan alam atas amblesnya jalan itu. Saya menduga, faktor kelalaian dalam desain atau proses pembangunan merupakan penyebab amblesnya Jalan RE Martadinata. Paling tidak, ada kelalaian dalam mengantisipasi risiko,” kata Sanusi yang pernah berprofesi sebagai kontraktor.
Sanusi meminta Kementerian PU mengevaluasi semua infrastruktur yang dibangun di Jakarta agar jangan mengalami kerusakan serupa.
(Sumber : Kompas Minggu, 19 September 2010)
Pernyataan anggota dewan yang pernah berprofesi sebagai kontraktor itu jika didengar oleh teman-teman dengan latar belakang pengetahuan sebagaimana diungkapkan di atas, pastilah akan di-amini. Apalagi awam yang mendengarnya. Akhirnya yang terjadi di masyarakat adalah opini bahwa kesalahan desain atau pelaksanaanlah yang menyebabkan amblesnya jalan R.E Mardinata tersebut.
Mungkin pendapat anggota dewan itu bisa benar, tetapi kalau melihat argumentasi yang mendukung pernyataannya bahwa “tidak terlihat adanya ikatan besi yang menjadi tulang dari jalan beton“. Maka rasa-rasanya pernyataannya itu masih terlalu dini, pernyataan itu terjadi karena latar belakang pemikirannya adalah struktur beton bertulang gedung tinggi dan bukannya  jalan beton. Bagaimanapun cara kerja keduanya adalah tidak sama, meskipun memakai bahan yang sama, yaitu beton.
Untuk itulah maka rasa-rasanya artikel tentang jalan beton dan tipe jalan yang lain perlu diungkapkan agar kita bersama mampu belajar sehingga bisa memberi pernyataan yang baik dan benar serta tidak membingungkan masyarakat awam.
Hal yang penting perlu dipahami, bahwa cara kerja struktur jalan beton adalah tidak sama dengan cara kerja konstruksi slab beton bertulang yang digunakan pada bangunan gedung. Meskipun sama-sama memakai material beton, sehingga awam yang melihatnya sepintas tidak ada perbedaan, tetapi tidak berarti bahwa cara desain maupun pelaksanaannya akan sama juga.
Pada perkerasan jalan dikenal dua macam konstruksi, yaitu [1] fleksibel pavement (aspal) dan [2] rigid pavement (beton). Pavement di sini adalah bagian dari konstruksi jalan yang langsung menerima beban kendaraan di atasnya, atau tepatnya lapisan permukaan. Jika demikian berarti ada yang namanya lapisan dalam dan lainnya, dalam hal ini adalah tanah atau batuan dibawahnya.
Gambar 2. Lapisan perkerasan jalan
(sumber: Pavement Design Guide)
Perhatikan Gambar 1 di atas, pavement di sini adalah Surface couse, adapun di bawahnya masih ada Base Course, juga ada Subbase dan baru tanah asli dibawahnya. Kesemuanya itu yang membentuk konstruksi jalan. Jadi meskipun Surface Course utuh, sebagaimana terlihat pada jalan RE Martadinata sebelum jebol, tetapi karena lapisan pendukung di bawahnya rusak (bisa karena abrasi atau juga hal yang lain) maka keseluruhan jalan akan menjadi rusak. Lihat jebolnya jalan RE Martadinata.
Dengan cara berpikir seperti itu, maka sebenarnya perkerasan jalan dengan aspal (fleksibel pavement) mempunyai kekuatan yang sama dibanding perkerasan jalan dengan beton, khususnya untuk memikul roda kendaraan yang berjalan. Kalau untuk kendaraan yang berhenti (parkir) atau di daerah yang sering terjadi pengereman seperti di pintu tol maka rigid pavement akan lebih baik.
Gambar 3. Typical konstruksi Rigid Pavement (Jalan Beton)
(sumber: Pavement Design Guide)
Sesuai dengan namanya, maka sebenarnya yang membedakan keduanya adalah karakteristik kerja keduanya sebagaimana diperlihatkan pada gambar berikut:

Gambar 4. Distribusi tegangan pada Rigid (kiri) dan Fleksibel (kanan)
(sumber Pavement Design Guide)
Dengan distribusi tegangan yang lebih merata pada konstruksi rigid pavement maka hanya diperlukan sub-course yang relatif lebih tipis, dibanding konstruksi fleksibel pavement, yang mana distribusi tegangannya relatif lebih terpusat. Tetapi yang jelas, jika keduanya di desain dan dilaksanakan dengan baik untuk memikul suatu beban tertentu maka jelas hasilnya juga sama-sama baik.
Jadi kalaupun banyak jalan aspal yang rusak selama ini di Indonesia,maka itu disebabkan oleh lapisan dasarnya yang rusak terlebih dahulu, umumnya itu dikarenakan ada penetrasi air akibat tidak tersedianya saluran drainasi yang memadai pada jalan tersebut. Pengetahuan ini sebenarnya telah dipahami oleh banyak insinyur kita, tetapi dalam prakteknya, lihat saja jalan-jalan di Jakarta, ketika hujan lebat beberapa jam saja maka sudah dipastikan akan terjadi genangan air di jalan-jalan. Air itulah yang menyebabkan kekuatan tanah dibawah jalan menjadi lembek, ditambah beban berat diatasnya. Pastilah rusak itu jalannya. Maklum, implementasi teori dan praktek memang tidak gampang.
Jalan beton dari sisi perilaku strukturnya memang terlihat lebih bagus, tegangan yang timbul akibat beban yang sama relatif lebih kecil sehingga tidak diperlukan base-course yang tebal. Meskipun demikian, karena rigid maka pengaruh shrinkage (kembang susut) karena thermal menjadi dominan. Hal inilah yang menyebabkan dijumpai beberapa macam konstruksi jalan beton. Idenya ada dua, yaitu:
  • jika jalan beton dibuat kontinyu (pemakaianya nyaman) maka untuk mengantisipasi kembang-susut pada jalan tersebut harus dipasang tulangan baja sebagai tulangan susut. Meskipun jumlahnya relatif kecil, khususnya jika dibandingkan konstruksi slab pada bangunan gedung, tetapi penggunaan tulangan baja menyebabkan jalan beton ini menjadi mahal dan tentu saja pengerjaannya akan lebih kompleks. Ingat, ini konstruksi jalan, yang panjangnya relatif lebih panjang (besar) dibanding slab untuk kontruksi bangunan gedung.
  • jalan beton di sekat-sekat dengan siar dilatasi. Jadi jalan beton dibuat atau terdiri dari segment yang terpisah-terpisah. Dengan terpisah-terpisah ini maka resiko kerusakan akibat faktor kembang susut menjadi teratasi tanpa perlu memasang tulangan susut. Ini jelas akan lebih murah di banding sistem diatas. Masalah timbul, selain jalan ini menjadi tidak nyaman (perlu konstruksi khusus agar rata) tetapi juga ada masalah  jika terjadi beban di atasnya, tegangan di tanah pada pinggiran segement menjadi besar, berbeda dengan gambaran di atas. Untuk mengatasinya, agar segment sebelah dan sebelahnya juga dapat bekerja maka kedua segment yang berdekatan dipasangi dowel.
Untuk memberi gambaran tentang dua sistem pada rigid pavement itu maka akan disajikan detail konstruksinya sbb (sumber Pavement Design Guide).
Gambar 5. Rigid pavement menerus dengan tulangan
Perhatikan, tulangan pada konstruksi rigid pavement di atas diletakkan di tengah, bukan ditepi bawah atau atas dari slab. Ini tentu berbeda dibanding slab pondasi atau basement. Bagaimanapun tugas tulangan di atas adalah untuk mengantisipasi kembang susut dan bukannya penyebaran beban kendaraan di atasnya. Perhatikan juga gambaran crack yang kecil-kecil tetapi merata pada slab di atas. Crack itu terjadi akibat kembang susut lho, bukan akibat beban. Jadi jika ternyata tanah dibawahnya (base course) berkurang kekuatannya, mungkin karena memang kondisinya demikian, maka tentu saja jalan beton tersebut akan menjadi rusak. Lihat saja jalan tol ke Merak, meskipun sudah pakai jalan beton tetapi rusak juga, bahkan jalan beton itu kalau rusak lebih susah lho memperbaiknya dibanding jalan aspal. Jadi jangan berpikir jika sudah dibikin jalan beton lalu masalahnya menjadi hilang.
Selanjutnya ini tipe jalan beton yang boleh saja tidak memakai tulangan susut seperti diatas, tetapi agar tetap menyatu jika ada beban kendaraan di pinggir segment maka dipasangi dengan dowel.
Gambar 6. Rigid pavement tersegment dengan dowel.
Adanya segment-segment tersebut menyebabkan apabila pelaksanaannya tidak baik maka jika dilalui menjadi tidak nyaman. Oleh karena itu dikembangkan suatu konstruksi lain yang merupakan kombinasi ke dua cara di atas.
Gambar 7. Rigid pavement tersegment dengan tulangan dan dowel.
Konsep yang kombinasi mempunyai crack yang relatif sedikit, meskipun dalam hal ini dari segi ekonomis belum tentu diperoleh penghematan yang signifikan. Tetapi yang jelas dengan segment yang lebih panjang mestinya lebih nyaman, juga jika ada kerusakan base-course dibawahnya maka ada segment menyebabkan perbaikannya relatif lebih mudah.
Moga-moga pengetahuan tentang jalan beton di atas sedikit membuka wawasan kita tentang sesuatu sehingga  setiap komentar yang timbul menjadi bermutu. :)
Semoga berguna.

DARI BERBAGAI SUMBER

RAB Pasang Paving + Upah tenaga dan Material paving (PAVINGISASI)

Contoh RAB Jalan Paving (PAVINGISASI)

Berikut adalah contoh perhitungan volume dan RAB jalan paving dengan panjang 100 meter dan lebar 1,5 meter, kansteen menggunakan pasangan batu bata:

Perhitungan:

NoJenis PekerjaanSketsa dan PerhitunganVolumeSatuan
APaving Block ( t = 6 Cm ), urugan 5 cm100x1,5 150,00 m2
BList Batu bata 1 : 4100x0,2x240,00 m2
CPlesteran List bata 1 : 4100x0,2x240,00 m2
EGalian Tanah Kansteen 2x(0,15x0,2x100)6,00 m3
RAB
NoJenis PekerjaanKoefisienSatuanHarga SatuanVolume TotalBiaya Total
123456 = 3 x Volume Pekerjaan7
APaving Block ( t = 6 Cm )
m2
150,00

Bahan





Paving Block1,010 M247.000 151,50 7.120.500

Pasir Pasang0,100 M375.000 15,00 1.125.000

Upah





Mandor 0,025 Hok40.000 3,75 150.000

Tukang Batu0,300 Hok40.000 45,00 1.800.000

Pekerja 0,200 Hok30.000 30,00 900.000

J u m l a h A



11.095.500
BList Batu bata 1 : 4
m2
40,00

Bahan





Batu Bata70,000 Bh625 2.800,00 1.750.000

Pasir Pasang0,043 m375.000 1,72 129.000

PC 50 Kg0,230 Zak58.000 9,20 533.600

Upah





Mandor0,015 Hok40.000 0,60 24.000

Tukang Batu0,100 Hok40.000 4,00 160.000

Pekerja 0,320 Hok30.000 12,80 384.000

J u m l a h B



2.980.600
CPlesteran List bata 1 : 4
m2
40,00

Bahan





Pasir Pasang0,024 m375.000 0,96 72.000

PC 50 Kg0,125 Zak58.000 4,99 289.536

Upah





Mandor0,010 Hok40.000 0,40 16.000

Tukang Batu0,150 Hok40.000 6,00 240.000

Pekerja 0,200 Hok30.000 8,00 240.000

J u m l a h C



857.536
DGalian Tanah Kansteen
M3
6,00

Upah





Mandor0,040 Hok40.000 0,24 9.600

Pekerja 0,400 Hok30.000 2,40 72.000

J u m l a h D



81.600

total



15.015.236
Analisa SNI 2010 

Dari perhitungan RAB di atas, di peroleh kebutuhan biaya total untuk pekerjaan jalan paving panjang 100 meter, lebar 1,5 meter dengan asumsi harga seperti di atas adalah Rp. 15.015.236,-. Anda bisa menggunakan harga satuan yang berlaku di wilayah Anda untuk mengetahui biaya total kebutuhan total sesuai yang harga yang berlaku di wilayahh Anda.

Ket: Untuk lebar paving+kansteen= 1,8 meter. Lebar paving 1,5 meter, kansteen 2x15 cm

TOL SOLO - SEMARANG


PROYEK TOL SOLO-SEMARANG Masuki Tahap II



BOYOLALI–Proyek jalan tol Solo-Semarang segera memasuki tahap dua. Pasca selesainya pengukuran atau pematokan lahan yang terkena tol di wilayah Boyolali ini akan segera digelar sosialisasi tahap kedua.
Tahap kedua ini  yaitu mengumpulkan sejumlah pemilik lahan yang tanahnya bakal digusur untuk pembangunan jalan tol.
“Pengukuran dan pematokan sudah selesai. Ini yang akan dijadikan dasar pembebasan lahan tol nantinya. Sosialisasi berikutnya akan dilakukan pada awal Mei mendatang,” papar Ketua Panitia Pembebasan Tanah (P2T) Boyolali, Sri Ardiningsih saat ditemui wartawan di Pemkab Boyolali, Senin (23/4/2012).
Sosialisasi ini bersifat spesifik terkait hak dan kewajiban mereka. Antara lain, surat-surat terkait kepemilikan tanah. Jika kelengkapan surat-surat kepemilikan tanah tidak ada persoalan, proses ganti rugi dipastikan cepat selesai.  Uang ganti rugi dapat segera ditransfer dan diterima  melalui rekening masing masing. Namun, jika masih ada kendala tentang ahli waris, maka diminta untuk segera diselesaikan.
“Proses sosialisasi dimungkinkan dilakukan per desa agar mudah. Akan tetapi, ini menyesuaikan dengan jumlah pemilik tanah per desanya yang terkena lahan tol,” tambahnya.
Lebih lanjut Sekda Boyolali ini menerangkan sejauh ini pihaknya belum mendapatkan laporan berapa jumlah pemilik lahan serta luas lahannya. Pasalnya, itu merupakan kewenangan tim aprraisal (penilai) yang ditunjuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). Disebutkan, pihaknya berpatokan pada hasil pengukuran dan pematokan yang telah dilakukan tim teknis.
Di samping itu, ia meminta warga setempat yang terkena tol diminta tidak cemas akan kehilangan akses jalan. Sebab, proyek tol ini memberikan ruang audiensi bagi masyarakat terkait akses jalan. “Semua akan kita beri solusi. Baik itu akses jalan maupun saluran irigasi yang terkena tol. Hal itu masih bisa dibicarakan lebih lanjut untuk mendapatkan solusi terbaik,” pungkasnya.
http://www.solopos.com/2012/04/24/proyek-tol-solo-semarang-masuki-tahap-ii-180407






Kebut Tol Solo-Semarang, Libatkan Aparat

Pembangunan jalan tol Solo-Semarang terus menunjukkan progres positif, di mana setelah menuntaskan tahap I, kini pembangunan akses yang diharapkan lebih menghidupkan ekonomi dua kota besar di Jateng itu berlanjut pada rute Ungaran-Bawen.

Pembangunan akan berjalan terus, apalagi proses ganti untung pembebasan lahan proses hukumnya telah tuntas,” papar Bibit Waluyo, Gubernur Jateng.

Ia menuturkan, di ruas jalur tersebut nantinya akan dilakukan pembebasan lahan sejumlah 1.472 bidang dengan alokasi dana ganti untung sebesar Rp 366 miliar.

Di sisi lain, dari semua lahan yang terdapat memang ada beberapa area yang belum mau melepas haknya meski secara hukum telah diputus. Termasuk 63 lahan dari 47 nama warga kawasaan Lemah Ireng, Kabupaten Semarang.

Melihat hal itu, maka Bibit mengakui jika untuk pertimbangan lancarnya pembangunan, pihak pengembang dan Pemprov Jateng melakukan koordinasi dengan TNI/Polri guna mengawal sejumlah problem lahan yang bakal digunakan jalan tol.

“Sifatnya hanya mengawal demi kondusifnya lapangan dan lancarnya pengerjaaan,” pungkas dia. (avi)
http://koransolo.com/solo-update/kota/1716-kebut-tol-solo-semarang-libatkan-aparat

JALAN TOL SEMARANG-SOLO: Warga Tolak Eksekusi Lahan, Petugas Gabungan Polri-TNI Diterjunkan


UNGARAN – Puluhan warga pemilik tanah yang belum dibebaskan, menghalangi dua alat berat yang digunakan petugas dalam eksekusi lahan untuk proyek jalan tol Semarang-Solo Seksi II (Ungaran – Bawen) di Desa Lemah Ireng, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Kamis (29/11/2012).
Puluhan warga berdiri di depan buldozer sambil meneriakkan takbir saat kedua alat berat tersebut hendak digunakan meratakan lahan yang masih berupa lahan perkebunan dan semak belukar itu. Melihat hal tersebut, ratusan petugas gabungan langsung bergerak mengamankan dengan menarik puluhan pria dan perempuan yang menghalangi alat berat.
Beberapa warga yang dianggap sebagai provokator terlihat dibawa petugas Polres Semarang menjauh dari alat berat, dan tidak sedikit dari warga yang jatuh pingsan dan menangis. Sebanyak 700 petugas gabungan dari Kepolisian Resor Semarang, Kepolisian Daerah Jawa Tengah, dan Kodam IV/Diponegoro mengamankan eksekusi penguasaan fisik lahan untuk proyek jalan tol Semarang-Solo Seksi II (Ungaran- Bawen) di Desa Lemah Ireng.
Dari 1.472 bidang tanah yang terkena lanjutan proyek tol rute Ungaran hingga Bawen, Kabupaten Semarang masih ada 63 bidang yang belum dibebaskan karena 47 keluarga belum sepakat dengan ganti untung. Dari nilai tanah yang hanya sekitar Rp25.000 hingga Rp125.000 per meter, dihargai Rp65.000 hingga Rp175.000 per meter.
http://www.solopos.com/2012/11/29/jalan-tol-semarang-solo-warga-tolak-eksekusi-lahan-petugas-gabungan-polri-tni-diterjunkan-352044